Ketua DPRD Berau Minta Pemkab Lebih Jeli Menyusun Program Pembangunan

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Ketua DPRD Berau, Dedi Okto Nooryanto, mengingatkan pemerintah daerah agar lebih jeli dalam menyusun program pembangunan, menyusul wacana Pemerintah Pusat (Pempus) yang akan memangkas dana transfer ke daerah hingga 50 persen pada tahun 2026.

 

Menurut Ketua Dewan Dedy Okto, rencana tersebut dipastikan akan berdampak besar pada kapasitas fiskal daerah. Ia mencontohkan, jika pemotongan benar terjadi, maka  APBD Berau diprediksi bisa turun hanya di kisaran Rp2,5 hingga Rp3 triliun, seperti masa pandemi COVID-19.

 

“Tentu kalau itu terjadi,  sudah jelas tidak cukup untuk membiayai belanja modal dan kebutuhan lainnya, apalagi dengan tambahan P3K yang cukup besar,” tegas Dedy Okto, saat dikonfirmasi di kantor DPRD Berau Jalan Gatot Subroto Kelurahan Sei Bedungun , Selasa (16/9/2025).

 

Dalam kesempatan itu Dedy juga menekankan agar Pemkab Berau bisa benar-benar fokus pada program prioritas yang menyentuh masyarakat, seperti infrastruktur jalan, pendidikan, dan kesehatan.

 

“Jangan sampai janji politik dan program 8 Plus yang dicanangkan Bupati justru sulit direalisasikan karena keterbatasan anggaran,” imbuhnya.

 

Sementara itu Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Berau, Sapransyah saat dikonfirmasi menjelaskan bahwasanya  sampai saat ini belum ada penetapan Pemerintah Pusat (Pempus) terkait transfer keuangan dari  Pemerintah Pusat ke daerah untuk anggaran tahun  2026 mendatang.

“Jadi kita juga masih menunggu penetapan dari Pemerintah Pusat,” terangnya. (sep/FN)